-->

Header Menu

KABAR TERBARU!! Ketua PGRI: PP 57 Tahun 2021 Kode Keras Menghapus Pengawas Sekolah, Ada Apakah INI ? Cek Info Selengkapnya!

Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Dudung Nurullah Koswara mengatakan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP) melahirkan sebuah kebingungan dan kekecewaan bagi entitas pengawas sekolah. 


Forum Ketua Musyawarah Kerja Pengawas Satuan pendidikan (MKPS- SMA) Nasional bahkan mengirimkan surat terbuka pada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim terkait persoalan tersebut. 

Pendaftaran CPNS Dan PPPK 2021 KLIK DISINI

Menurut Dudung, PP 57 Tahun 2021 Pasal 30 menjelaskan bahwa pengawasan kegiatan satuan pendidikan terdiri dari kepala satuan pendidikan, komite sekolah, pimpinan perguruan tinggi, pemerintah pusat dan atau dan pemerintah daerah.

"Ke mana pengawas sekolah? Apakah pasal ini menjadi kode keras bahwa eksistensi pengawas sekolah akan mulai ditiadakan?" kata Dudung kepada JPNN.com, Minggu (18/4). 

Dia mengungkapkan bahwa sebelumnya ada ketua organisasi profesi guru dan pengamat pendidikan yang berusaha ‘mensponsori’ agar pengawas sekolah ditiadakan. Alasan mereka sederhana, pengangkatan pengawas sekolah makin mengurangi jumlah guru. 

Padahal, guru sedang kekurangan. Alasan lainnya, tugas pengawasan sekolah masih bisa dilakukan oleh para kepsek.

Baca Juga : RESMI Cair !! Setelah THR Lebaran Gaji ke-13 PNS Bulan Depan Alhamdulilah Semoga Berkah

Baca Juga : Tinggal Menunggu Berapa Hari Lagi CPNS Dan PPPK DIBUKA! Guru Honorer Minta Keringanan Passing Grade PPPK, Bonus Poin Pemegang Akta IV

Baca Juga : Kabar Gembira untuk Guru Honorer Ijazahnya Tak Linier dengan Formasi PPPK

"Narasi dan alasan di atas seperti logis, (padahal) faktanya tidak. Kekurangan guru tidak ada hubungannya dengan pengangkatan pengawas sekolah," kata Dudung. Menurut dia, pengangkatan guru atau kekurangan guru adalah kesalahan pemerintah yang tidak cermat menghitung keluar masuk guru yang dibutuhkan.

Untungnya, kata dia, ada ‘dewa penolong pendidikan’ yakni entitas guru honorer. Lebih lanjut dia berpendapat pengawasan pendidikan cukup dengan kepala sekolah, juga tidak benar.

Sebagai kepala sekolah, Dudung sangat merasakan betapa pentingnya pengawas sekolah. "Pengawas sekolah bisa berperan ganda bahkan multilayanan," ungkapnya. Pertama, kata dia, sebagai pengawas formal satuan pendidikan. 

Baca Juga : SEGERA CEK ! Seluruh Guru Honorer Apakah Nama Anda Sudah Terdaftar Di Dashboard GTK Kemdikbud TERBARU

Baca Juga : Guru Honorer di Sukabumi Dibunuh, Ketua PGRI Menyoroti Peran Organisasi

Baca Juga :  Seleksi Dibuka Mei 2021, Ini Kategori yang Berhak Mendaftar PPPK Guru

Kedua, sebagai penasihat nonformal para kepala sekolah. Ketiga, bisa menjadi mitra strategis dalam menyukseskan prestasi sekolah. Oleh karena itu, Dudung kembali menegaskan, keberadaan entitas pengawas sangat dibutuhkan. Apalagi, lanjut dia, pengawas yang kompeten dan ngemong kepada kepala sekolah dan guru.

"Pengawas sekolah pun memiliki terutama pengawas pembina spirit almamater yang baik," pungkas Dudung. (esy/jpnn)

Sumber : jpnn

0 Response to " KABAR TERBARU!! Ketua PGRI: PP 57 Tahun 2021 Kode Keras Menghapus Pengawas Sekolah, Ada Apakah INI ? Cek Info Selengkapnya!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel