-->

Header Menu

Terkait Guru Honorer, Ini Permintaan PGRI ke Mas Nadiem Makarim

Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memberikan perhatian khusus kepada guru honorer.

Terutama guru honorer yang belum memiliki SK kepala daerah maupun NUPTK (nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan).

"Kami mohon agar pemerintah bisa memberikan honor dari dana BOS bagi guru-guru honorer yang hanya punya SK kepala sekolah dan belum kantongi NUPTK," kata Ketum PB PGRI Unifah Rosyidi dalam siaran persnya, Rabu (8/4)
Dia menyebutkan, PGRI mendukung dan menyambut gembira kebijakan penggunaan dana BOS untuk gaji guru honorer sampai maksimal 50 persen.
Namun, PGRI mengusulkan agar petunjuk teknis, khususnya dalam pensyaratan menerima honor harus memiliki NUPTK diperbaiki.

Cara Mengajukan NUPTK Baru Tahun 2020 KLIK DISINI

Persyaratan memiliki NUPTK bagi guru honorer yang menerima honor dana BOS sangat sulit dipenuhi.
Mengingat untuk mendapatkan NUPTK yang bersangkutan harus memiliki SK pengangkatan guru honorer dari kepala daerah.

Sementara banyak kepala daerah tidak bersedia menerbitkan SK karena adanya PP Nomor 48 Tahun 2005.
"Dengan adanya aturan ini banyak guru honorer yang selama ini menerima honor dari dana BOS terancam tidak menerima lagi. Kami mengusulkan guru honorer yang belum memiliki SK kepala daerah maupun yang belum memiliki NUPTK dapat diberikan honor dari dana BOS, melalui pengakuan SK kepala sekolah sehingga keadilan dapat dirasakan oleh semua guru honorer yang telah lama mengabdi dan betul-betul dibutuhkan oleh sekolah," papar Unifah.
Selain itu PGRI juga mengusulkan untuk memberikan perhatian khusus kepada guru-guru di daerah 3T (terpencil, terluar, terisolir) melalui insentif khusus baik melalui APBN maupun APBD. (esy/jpnn)
Sumber : jpnn

9 Responses to "Terkait Guru Honorer, Ini Permintaan PGRI ke Mas Nadiem Makarim"

  1. saya memiliki NUPTK tapi sampai dengan saat ini belum menerima 50 persen dari dana bos.tolong Bapak Mentri perhatikan hal ini.terimakasih

    BalasHapus
  2. Benar skali karna baxk yang belum memilki NUPTK namun sdah lma mengabdi sprti sya jdi mohon perhstianny

    BalasHapus
  3. Saya sdh 11 tahun honor. Belum ada gaji naik 100%.

    BalasHapus
  4. Seharusnya...kalau mmg harus punya NUPTK baru bisa d gaji dana bos...pemerintah itu kasih keringanan untuk mengurus NUPTK.... LPMP tolak berkas terus.... Ini namanya udah jatuh d timpa tangga d gigit anjing lagi...itu penderitaan Honorer...

    BalasHapus
  5. Tolong diperhatikan guru honor, krn guru honor makan

    BalasHapus
  6. Tolong diperhatikan guru honor, krn guru honor makan

    BalasHapus
  7. Hendaknya terkait peruntukan atas penggunaan dana bos di tiap2 sekolah dibeberkan/dimumkan ke publik (melalui media online atau website krn utk transprasi atas penggunaan tsb krn biar masyarakat bisa ikutandil dlm pengawasan atas dana tsb sehingga tepat sasaran, sbb peruntukan utk guru honor berapa, dan sebagainya...
    Tks...

    BalasHapus
  8. Hendaknya terkait peruntukan atas penggunaan dana bos di tiap2 sekolah dibeberkan/diumumkan ke publik (melalui media online atau website krn utk transprasi atas penggunaan tsb krn biar masyarakat bisa ikutandil dlm pengawasan atas dana tsb sehingga tepat sasaran, sbb peruntukan utk guru honor berapa, dan sebagainya...
    Tks...

    BalasHapus
  9. Oke si naik buat yg NuPtK. Lalu gimna buat yg blom punya tuh . Dan dr mna tu dapet nya, ap Yg pnya NUptk hrs berkorban jg untuk berbagi sm yg blm pny Nuptk ? Dengn gaji yg ga seberapa.. Sudah kcil kena pemotongan amal lagi . Sedih amat . Dan klo mnrt sya ,klo mau menaikan gaji gru hnor,lbh tepat ny langsung ke yg bersangkutan aja pk. Krna tdk mykinkan tunjnganya akn smpai sprti apa yg bpk jnjikan. Trimksh

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel